Cara Mengatasi Grogi Saat Interview, Simak 16 Tips Berikut ini

Cara Mengatasi Grogi Saat Interview

Siapa sih yang tidak gugup ketika menjalani interview? Interview adalah bagian dari serangkaian tahap rekrutmen yang sering menjadi momok para pencari kerja. Banyak pencari kerja yang gagal di tahap ini karena berbagai faktor, baik kurang persiapan ataupun kurang percaya diri saat interview berlangsung.

Kepercayaan diri ini adalah kunci yang akan membuat interviewer yakin jika Anda adalah kandidat yang tepat untuk perusahan. Pastinya Anda tidak mau lagi gagal ketika menjalani interview kan? Berikut adalah cara mengatasi grogi saat interview yang bisa Anda coba:

Tips Sebelum Interview

Membaca banyak buku

Membiasakan diri untuk membaca berbagai buku sebelum interview adalah salah satu cara yang tepat untuk membuat diri lebih tenang dan percaya diri. Semakin banyak pengetahuan yang Anda punya, maka kesempatan Anda untuk mengobrol dengan interviewer pun akan lebih mudah pula. Jangan ragu untuk memulai suatu topik yang berkaitan dengan pekerjaan ya!

Berlatih dengan teman

Meskipun terdengar cheeesy, perlu Anda ingat untuk perlu banyak berlatih sebelum hari H benar-benar datang. Selain Anda bisa berlatih interview di depan kaca, sebaiknya Anda juga berlatih di depan teman.

Teman pun bisa memberikan saran tentang mimik ataupun cara berbicara Anda supaya tidak terkesan buru-buru dan interview pun bisa berjalan dengan lebih rileks. Tentunya Anda perlu berlatih lebih dari sekali supaya hasil interview bisa lebih maksimal.

Perbanyak waktu latihan

Selain berlatih bersama teman ataupun di depan kaca, hal berikutnya yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan kerpecayaan diri adalah durasi dari waktu latihan tersebut. Memang durasi waktu latihan yang panjang tidak menjamin Anda akan sukses dalam menjalani interview apabila kurang serius.

Oleh sebab itulah Anda perlu meminimalisir distraksi selama berlatih, misalnya saja tidak mengecek notifikasi pada handphone. Bisa juga Anda menunda janji ataupun tidak hangout bersama teman dulu untuk bisa sukses saat interview. Ingat, menjalani cara mengatasi grogi saat interview ini butuh totalitas!

Cari tahu latar belakang interviewer

Di jaman serba canggih ini, berbagai informasi pun bisa Anda dapatkan dengan mudah termasuk informasi tentang interviewer dari perusahaan yang Anda lamar. Anda bisa membaca profil interviewer dari profil LinkedIn-nya untuk mencari tahu latar belakang pendidikan ataupun pencapaiannya selama ini.

Interview pun akan berjalan dengan lebih lancar ketika Anda tahu tentang latar belakang interviewer. Pastinya interviewer akan lebih antusias menjalani interview dengan Anda yang memang memiliki ketertarikan yang sama. Kemungkinan Anda untuk diterima di perusahaan impian pun semakin besar!

Bersihkan akun sosial media

Siapa bilang hanya Anda yang bisa mencaritahu latar belakang interviewer? Sebaliknya, interviewer juga bisa mencari tahu latar belakang Anda bahkan melalui berbagai sosial media lho!

Sosial media yang ada pun bisa menjadi bumerang sendiri terlebih jika Anda pernah melontarkan kata-kata yang tidak pantas ataupun menghujat seseorang alias mengarah pada cyber bulying. Meskipun kelihatannya sepele, perusahaan pun akan berpikir dua kali apabila Anda pernah melakukan hal sekecil ini.

Oleh sebab itulah sebaiknya Anda membersihkan sosial media terlebih dahulu dari berbagai hal negatif yang pernah ada. Sosial media yang bersih pun akan membuat Anda lebih percaya diri dalam menjawab pertanyaan.

Selain itu, bersihnya sosial media akan meminimalisir munculnya pertanyaan dari interviewer terkait dengan apa yang pernah Anda tulis sebelumnya di situ. Tidak sulit kan untuk membersihkan sosial media dari aura negatif yang hanya akan merugikan selama interview berlangsung?

Baca kembali resume yang dikirim

Meskipun kelihatannya sepele, Anda juga perlu membaca kembali resume yang sudah dikirimkan sebelumnya sehingga apa yang ada di resume dan yang dijelaskan memang relevan. Oleh sebab itulah Anda perlu menulis resume dengan sejujur mungkin supaya terhindar dari pertanyaan yang bisa menjebak diri sendiri.

Sebaiknya Anda juga tidak membuat resume yang terlalu panjang karena hal ini hanya akan menyebabkan interviewer malas untuk membacanya. Anda bisa menjelaskan pengalaman bekerja ataupun organisasi saat hari interview tiba dan pastinya interviewer pun akan dengan senang hati mendengarkan pengalaman Anda.

Berpikir positif

Meskipun ada banyak cara mengatasi grogi saat interview yang bisa dicoba, kunci paling utama adalah untuk berpikir positif. Anda perlu mulai berpikir optimis jika bisa sukses pada interview yang dijalani dan menghindari untuk overthinking dengan potensi dari kandidat lain.

Sikap optimis pun pastinya akan terlihat ketika interview berlangsung, seperti dari gestur tubuh, cara berbicara, ataupun tatapan mata Anda. Sebisa mungkin, hilangkan rasa ragu pada diri Anda dan berikan jeda selama beberapa detik ketika interviewer mengajukan beberapa pertanyaan.

Belajar dari kegagalan

Tidak bisa dipungkiri jika kegagalan interview sering menyebabkan Anda overthinking ataupun merasa tidak berpotensi seperti orang lain. Bahkan rasanya Anda ingin menyerah saja untuk mendapatkan pekerjaan yang diidam-idamkan sekian tahun.

Sejatinya, kegagalan tidaklah seburuk apa yang Anda pikirkan lho! Dari kegagalan inilah Anda bisa belajar banyak hal, seperti belajar untuk tepat waktu apabila sebelumnya pernah telat datang interview dan tidak diijinkan untuk masuk. Anda juga bisa memilih pakaian yang lebih pantas pada interview berikutnya supaya tidak terkesan terlalu santai dan bisa menciptakan first impression yang positif pula.

Persiapkan plan B

Meskipun Anda sudah berlatih berjam-jam ataupun melakukan yang terbaik ketika interview, kegagalan interview bisa saja terjadi karena interviewer memilih kandidat lain yang lebih berpotensi. Nah jangan sampai kegagalan interview kali ini membuat Anda terpuruk lagi ya!

Sebaliknya, siapkanlah plan B dalam menghadapi kegagalan interview. Misalnya saja Anda bisa mengambil kursus online untuk lebih mengasah ketrampilan. Bisa juga Anda mengikuti workshop dengan tema mempersiapkan diri untuk memasuki dunia kerja ataupun workshop lain yang bisa mengasah kreativitas. Menghasilkan uang juga bisa dari hobi yang sederhana lho!

Tips Ketika Menjalani Interview

Yakin dalam menjawab pertanyaan

Meskipun terdengar susah, Anda perlu yakin ketika menjawab berbagai pertanyaan selama interview berlangsung. Keraguan Anda akan terlihat dengan jawaban yang sering berubah dan membuat interviewer bingung karenanya.

Oleh sebab itulah Anda perlu memberikan jeda selama beberapa detik sebelum menjawab pertanyaan interviewer untuk meminimalisir kesalahan dalam menjawabnya. Hindari juga untuk menjawab pertanyaan dengan suara pelan karena hal ini menunjukkan jika Anda kurang percaya diri dengan jawaban yang diberikan.

Memperhatikan gestur tubuh

Cara mengatasi grogi saat interview berikutnya adalah mengenai gestur tubuh. Melalui gestur tubuh inilah Anda bisa terlihat malas, seperti bersandar pada kursi, mata yang sayu, atau tidak fokus ketika menjawab pertanyaan.

Gestur tubuh tersebut hanya akan merugikan diri sendiri karena interviewer melihat Anda tidak antusias mengikuti interview. Faktanya, Anda bisa melatih gestur tubuh dengan posisi duduk yang tegak, menghindari meletakkan siku di meja, menjawab dengan lantang, dan masih banyak lagi. Pastikan jika Anda mendapatkan istirahat yang cukup sebelum hari interview supaya mata tidak terlihat sayu, ya!

Tempatkan diri Anda sebagai interviewer

Masih belum merasa percaya diri ketika menghadapi interview? Tenang saja, Anda masih bisa mencoba cara lainnya kok! Cara mengatasi grogi saat interview selanjutnya yang bisa Anda coba adalah dengan memposisikan diri sebagai interviewer. Melalui cara ini lah Anda bisa menilai apakah kandidat sudah memenuhi kriteria yang diinginkan atau tidak.

Apabila Anda merasa jika jawaban yang sudah Anda persiapkan belum meyakinkan, tidak ada salahnya untuk terus berlatih sampai jawaban yang diberikan bisa benar-benar matang. Jangan lupa untuk menciptakan suasana positif selama interview supaya kemungkinan Anda untuk lolos tahap ini juga semakin besar.

Interviewer juga manusia biasa

Salah satu kesalahan yang sering terjadi saat interview adalah Anda yang terlalu tegang dalam menjalaninya dan justru menyebabkan Anda nervous di tengah wawancara. Kegugupan ini bisa menyebabkan Anda bicara kurang jelas dan berkeringat dingin yang berujung pada pecahnya konsentrasi.

Pastinya Anda pernah mengalami hal ini kan? Anda perlu ingat jika interviewer adalah manusia biasa seperti yang juga punya kelebihan dan kekurangan. Interview bukanlah masa penghakiman yang menilai jika Anda melalukan hal yang positif atau negatif selama bekerja. Interviewer ingin mencari kandidat terbaik untuk perusahaaannya dan untuk itulah interviewer akan mengajukan banyak pertanyaan untuk mengetahui kualitas kandidatnya.

Pertimbangkan tawaran dari perusahaan

Semua tawaran dari perusahaan tidak selalu menguntungkan, bahkan bisa jadi ada beberapa hal dalam perjanjian yang di luar eskpektasi. Tidak ada perusahaan yang 100% menguntungkan dan hal inilah yang perlu Anda pertimbangkan ketika akan menandatangani kontrak.

Anda perlu menimbangkan betul tentang keuntungan ataupun kerugian yang didapat dari perusahaan. Apabila dirasa lebih banyak kerugian yang akan didapat, maka tidak ada salahnya untuk batal menandatangani kontrak dan mencari perusahaan yang lebih baik.

Meskipun begitu, tidak semuanya hal yang berada di luar ekspektasi Anda ini akan merugikan lho! Justru hal-hal yang terdengar baru ini bisa menjadi tantangan tersendiri untuk mengembangkan karir.

Setelah Anda membaca surat perjanjian, yakinkan betul jika Anda bersedia bekerja di perusahaan dengan segala resiko yang bisa terjadi di kemudian hari. Interviewer pun pastinya akan memilih Anda sebagai kandidat yang menyukai tantangan dan siap untuk belajar.

Mengajukan pertanyaan ketika diberi waktu

Siapa bilang hanya interviewer yang bisa bertanya ketika interview berlangsung? Anda juga bisa menanyakan berbagai hal seputar perusahaan di akhir interview ataupun saat interviewer mempersilakan Anda lho!

Pastikan jika Anda mengajukan pertanyaan yang memang berhubungan dengan perusahaan, misalnya saja apa saja rahasia yang membuat perusahaan tersebut bisa sukses hingga sekarang. Bisa juga Anda bertanya tentang pencapaian terbesar yang pernah dilakukan interviewer di perusahaan.

Dari jawaban itulah Anda bisa lebih yakin jika perusahaan memang tempat yang tepat untuk mengembangkan diri dan bakat yang ada.

Jadilah diri sendiri

Selain bersikap jujur, Anda juga perlu menjadi diri sendiri selama interview ya! Anda tidak bisa meniru apa yang kandidat lain lakukan meskipun sudah banyak mempelajari banyak video tentang interview sekalipun.

Menunjukkan kepribadian juga akan menjadi bahan pertimbangan interviewer untuk mempekerjakan Anda di perusahannya. Selain itu, bersikap jujur dengan kemampuan ataupun kepribadian Anda akan memudahkan diri sendiri nantinya ketika beradaptasi di lingkungan baru.

Penutup

Pastinya sudah lebih paham kan apa saja yang harus dipersiapkan supaya bisa lebih terlihat percaya diri ketika menjalani interview? Terkadang menghadapi interview memang susah, namun Anda akan sukses dalam menjalani interview ketika belajar dari kegagalan interview yang pernah terjadi.

Tentunya tips percaya diri saat interview ini perlu dilakukan berkali-kali supaya hasilnya bisa memuaskan interviewer. Kegagalan saat interview pun bukan berarti Anda tidak berbakat, justru hal inilah yang seharusnya memicu Anda untuk menjadi lebih baik lagi.

Percayalah jika semua kerja keras Anda akan berbuah manis dengan mendapatkan pekerjaan yang selama ini diinginkan!

Sumber: Tipkerja.com

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *